rs1

Info Balap Liar Jakarta

Info Balap Liar Jakarta
WE ARE DRAGSTER NOT GANGSTER)......Pemesanan jaket I B L J di nomer : 0896 7696 5222 (rendy)......Perkopling Racing JFK mencari distributor Luar daerah Hub:089670261768 pin : 24d2d8c7......Pemasangan Iklan Hub: Email infobalapliarjakarta@yahoo.com......WE ARE DRAGSTER NOT GANGSTER

Hasil rsce 5 oktober 2015 Ninja (Tekno Tuner) Vs Nova Dash (D2M) Win : Ninja Tekno Tuner

Selasa, 22 Mei 2012

Pengertian,Over Stroke,Over bore dan Square


Seringkali pada saat anda membaca spesifikasi sepeda motor disajikan pula data teknis berupa Bore x Stroke pada engine kendaraan. Dari data ini, sebenarnya banyak sekali informasi yang dapat kita peroleh mengenai karakteristik power dan torsi engine kendaraan tersebut pada RPM tertentu.

Over Stroke


Engine dengan tipe over stroke memiliki ciri yaitu: langkah / stroke yang lebih besar daripada diameter / bore silinder-piston. Engine dengan tipe ini memiliki karakteristik mampu mengeluarkan tenaga dan torsi yang besar pada RPM rendah dan menengah. Sehingga beberapa motor yang ditujukan untuk penggunaan harian dalam kemacetan kota atau medan berat biasanya mengadopsi engine tipe ini. Engine tipe ini seringkali diterapkan pada motor yang didesain memiliki akselerasi yang bagus pada RPM rendah. Tetapi engine ini juga memiliki kekurangan, selain tenaga yang kecil pada RPM tinggi, juga memiliki getaran yang tinggi dan umumnya akibat dari getaran tersebut suara mesin terdengar lebih kasar atau lebih berisik.

Contoh Motor :
  • SUPRA X 125        52,4 x 57,9  mm
  • JUPITER                54    x 58,7  mm
  • MIO                       50    x 57,9  mm
 

Over Bore


Yang dimaksud dengan Over Bore adalah engine yang memiliki ciri yaitu: Bore / diameter silinder-piston memiliki ukuran yang lebih besar daripada panjang langkah / stroke silinder-piston. Dengan desain Over Bore, maka engine mampu diajak berputar pada RPM yang tinggi, tenaga yang besar pada RPM menengah dan tinggi, mesin ini sangat cocok pada motor berkarakter sport. Karena biasanya pada motor sport pengemudi akan memacu motornya dan mempertahankan putaran mesin pada RPM yang tinggi agar dapat mengeluarkan kemampuan maksimum motor tersebut.

Contoh Motor : 
  • SCORPIO     70 x 58 mm
  • NINJA 250    62 x 41,2 mm
  • MEGA PRO   63,5 x 49,5 mm

Square Engine



Square Engine adalah perpaduan dari kedua tipe engine diatas. Pada Square engine, panjang langkah / stroke dan diameter silinder-piston / bore memiliki ukuran yang hampir sama. Engine tipe ini memiliki tenaga yang hampir merata di semua tingkatan RPM baik di RPM rendah, menengah, maupun RPM  tinggi. Square engine banyak diaplikasikan pada motor sehari-hari yang memiliki kemampuan universal untuk melahap semua medan baik dalam kota maupun perjalanan ke luar kota.

Contoh Motor :
  • F1 Z R    52 X 52 mm
  • BISON   58 x 57,9 mm

Nah, mungkin ini saatnya bagi Anda yang ingin membeli motor baru untuk lebih memperhatikan spesifikasi engine motor incaran Anda, khususnya informasi “Bore X Stroke” yang terpampang pada data Spesifikasi di brosur motor pilihan Anda, agar Anda dapat memilih motor yang sesuai dengan kebutuhan, keinginan, dan expektasi Anda

Sumber TMC blog

Semoga bermanfaat

Berita Terkait : 
Gabung juga di Grup I B L J Komunitas Drag Bike Indonesia

Sabtu, 19 Mei 2012

JENIS-JENIS BUSI

Bertugas membantu proses pembakaran, sesuai data timing pengapian yang dihasilkan dari putaran rotor magnet yang disampaikan fulser dan diolah oleh CDI, serta dibangkitkan oleh koil dan diteruskan ke busi. Api dan suhu busi harus dapat mencegah pembakaran dini dan suhu busi juga dituntut tinggi, untuk mencegah timbulnya endapan kerak. Dan untuk melayani kebutuhan mesin dan kenyamanan berkendara, beberapa produsen busi meluncurkan beberapa tipe busi, seiring pesatnya perkembangan teknologi mesin.
Dan bagaimana kita mengenal daya tahan busi, kemampuan percikan bunga api, serta menyetarakan dengan gaya berkendara kita dan kebutuhan ?. Dan jenis busi apa yang cocok dikonsumsi untuk motor kita ?. Untuk itu kenali lebih dulu jenis busi, dari hasil investigasi mekanik dan tuner, berikut ini ;    





Busi standar : Bawaan motor setiap diluncurkan dari pabrikan. Bahan ujung elektroda dari nikel dan diameter center electrode rata-rata 2,5 mm. Jarak pemakaian busi standar bisa sampai 20 ribu Km, ketika kondisi pembakaran normal dan tak dipengaruhi oleh faktor lain macam oli mesin dan konsumsi BBM yang berlebihan efek peningkatan spek karbu .

Busi Platinum :
Disuka kaum bikers penyuka touring, lantaran kemampuannya. Ujung elektroda terbuat dari nikel dan center electrode dari platinum, sehingga pengaruh panas ke metal platinum lebih kecil. Diameter center electrode 0,6 mm – 0,8 mm dan jangan heran, ketika umur busi umur busi berkisar 30 ribu km.

Busi Iridium
: Bisa dikatakan semi kompetisi, ramai diaplikasi tuner buat mesin non standar. Ciri khasnya ujung elektroda terbuat dari nikel dan center electroda dari iridium alloy warna platinum buram. Diameter center electroda 0,6 mm – 0,8 mm mm. Dan umur busi berkisar 50 ribu hingga 70 ribu km. Keuntungannya, berumur lama cocok buat mesin motor besar diatas 150 cc.

Busi Racing
: Busi yang didesain dan dipersiapkan dengan bahan yang tahan terhadap kompresi tinggi, serta temperatur mesin yang tinggi pula. Dan dipersiapkan untuk mampu mengimbangi pemakaian full throttle dan deceleration.
Busi racing tidak sama dengan busi Iridium. Diameter center electroda pun relatif kecil meruncing macam jarum. Umur busi juga relatif pendek di 20 ribu – 30 ribu Km, itu ketika mesin dominan bergasing di rpm tinggi diatas rpm 6000 pada temperatur mesin yang tinggi.

Busi Resistor :
Ini dia busi yang sering mengecoh konsumen, logo R latin dengan font miring banyak yang mengira artinya racing. Dan sebenarnya R itu artinya resistor. Busi ini dipakai untuk melindungi perangkat elektronik digital, berupa speedometer, indikator pada kendaraan yang memakainya, terhadap pengaruh gelombang radio dan sejenis nya. Maka, busi ber-kode R pada busi mesti diingat, sebagai perlindungan perangkat elektronik digital motor. 

GUNAKAN BUSI PANAS ATAU BUSI DINGIN ?
Di pasaran tersedia juga dua macam busi yakni panas dan dingin. Nah, banyak informasi yang simpang siur masalah kegunaan kedua tipe busi ini. ototrend ingin memberikan penjelasan ciri dan kapan menggunakan busi ini.

Daerah tempat tinggal
Khusus daerah bersuhu dingin, seperti daerah pegunungan dan dataran tinggi, paling pas memakai busi panas. Sebab, pemakaian busi dingin akan mempercepat penumpukan kerak. Sedang, daerah panas macam tepi laut atau metropolis, lebih baik memakai busi dingin. Untuk mencegah terjadinya pre ignition atau pembakaran dini.

Kapasitas mesin & perbandingan kompresi
Perbandingan kompresi tinggi dan kapasitas mesin yang besar, sama-sama menimbulkan panas. Logikanya mudah, makin besar nilai kapasitas mesin, panas yang dikandung juga makin tinggi.
Di sini busi juga menentukan kualitas pembakaran, dengan batasan diatas 150 cc, sebaiknya menggunakan busi tipe dingin. Dan mengingat, motor harian dirancang pabrikan menganut perbandingan kompresi rendah, maka suhu relatif rendah ke panas. Dan faktor kapasitas mesin yang sebaiknya dijadikan pedoman. 

Kesimpulan
Maka, pemakaian busi yang sesuai dengan mesin motor bisa, berdasar dari faktor ;
- Campuran bahan bakar dan udara
- Perbandingan kompresi
- Timing pengapian
- Oktan BBM
- Gaya pemakaian standar atau balap
- Suhu daerah sekitar

KENALI PROBLEM MESIN DARI KONDISI BUSINYA

Selain disebabkan kesalahan pemakaian jenis busi, ada problem lain yang biasa terjadi. Apa saja problemnya ?

Kerak berlebihan di ujung busi

- Part pengapian ada yang rusak, diantara CDI, koil dan cop busi
- Terlalu lama mengendarai motor di RPM rendah
- Kode busi terlalu dingin
- Bahan bakar dan udara campurannya terlalu gemuk

Panas berlebihan

- Kode busi terlalu panas
- Setingan udara /bahan-bakar terlalu kering
- Penumpukan kerak di ruang bakar mulai banyak
- Terlalu sering full throtle

EFEK GAP BUSI RAPAT ATAU RENGGANG

Sering dialami oleh semua pengendara, kadang celah center elektroda busi mengalami perubahan, cenderung merapat atau kadang merenggang. Sesuai dengan tradisi, celah center elektroda busi kadang dibenahi sendiri oleh pengendara. Apa pengaruh nya terhadap mesin ketika terlalu renggang dan rapat ?

Gap rapat
Pengapian akan melemah atau kecil dan tak sesuai dengan pembakaran, itu sisi negatifnya. Tapi keuntungannya, busi selalu  memercikan api di setiap peningkatan rpm mesin dengan kurva yang rapat.

Gap renggang
Kelemahannya, pengapian pada rpm dan kecepatan tinggi akan kacau, tapi pengapian kuat dan pembakaran lebih sempurna itu terjadi pada rpm rendah dan menengah

MUDAH BACA KODE BUSI

W24ES-U (Denso)
W    : Diameter ulir busi (W-14 mm)
24    : Tingkat panas busi, kalau nilainya semakin besar berarti bertipe lebih dingin
E    : Panjang ulir 19 mm
S    : Tipe penggunaan busi S-standar
U    : Konfigurasi gap busi

CPR 7HSP-9
(NGK)
C     : Diameter ulir busi (B : 14 mm, C : 1 0mm, D : 12mm)
P     : Type rancangan busi (hanya pabrikan yg tahu kode ini)
R     : Busi dengan resistor di dalamnya (untuk mesin dengan teknology digital menggunakan busi type ini untuk menghindari terjadinya frekuensi yg dapat mengganggu pembacaan sensor digital)
“7″  : Tingkat panas busi. Kalau tambah kecil angkanya 6, 5, 4 disebut busi panas dan sebaliknya tambah besar 8, 9 diklaim sebagai busi dingin
H    : Panjang ulir busi, ada tiga jenis kode huruf yang dipakai. Kalau H = 12,7 mm , E = 19 mm dan L = 11,2 mm
S     : Type elektroda tengah. Kode lain, ada IX artinya bahan iridium dan G menunjukkan tipe busi racing. Kalau P platinum dan S standar.
“9″  : Celah inti elektroda busi, angka 9 artinya celah busi 0,9mm dan kalau 10 celah busi 1 mm

KODE ELEKTRODA BUSI

C    : Copper Core Center Elektroda
D    : 2 ground Electroda
P    : Platinum Elektroda
R    : Burn off Resistor
S    : Silver electroda
T    : 3 Ground Elektroda
V    : Wide Gap 1,3 mm
W    : Wide Gap 0,9 mm
X    : Wide Gap 1,1 mm
Y    : Wide Gap 1,5 mm
Z    : Wide Gap 2,0 mm

MENGENAL BAGIAN BUSI

Terminal Bagian atas busi yang dihubungkan dengan sistem pengapian

Insulator
(pembungkus center elektroda)
Bagian utama dari insulator terbuat dari porselen atau keramik, untuk memberikan dudukan mekanis terhadap center elektroda, agar listrik tegangan tinggi dapat terinsulasi. Panas keramik juga membantu membakar deposit kerak.

Ribs (keramik atas yang membungkus terminal yang berhubungan dengan cop busi )

Dengan memperpanjang permukaan antara terminal tegangann tinggi dan metal case dengan ground dari busi, maka bentuk fisik dari rib memberikan fungsi untuk meningkatkan insulasi listrik dan mencegah kebocoran energi listrik sepanjang permukaan insulator dari teminal metal case.

Insulator tip
Bagian ujung insulator yang masuk ke dalam ruang bakar mesin, dituntut mampu menahan temperatur tinggi dan menjaga insulasi elektrik. Untuk mencegah elektroda kepanasan, maka bagian ini harus memiliki konduktifitas panas yang baik.

Seals
Mencegah kebocoran dari ruang bakar mesin

Metal case
Mengikat panas dari insulator dan menyalurkan ke silinder cop, juga berfungsi sebagai ground bagi spark melalui center elektroda ke side elektroda.

Center elektroda
Terhubung ke terminal melalui kabel initernal dan tahanan keramik untuk mengurangi emisi gangguan radio yang dihasilkan dari pengapian. Ujung nya dapat terbuat dari kombinasi copper, nickel-iron chromium atau metal bernilai tinggi. Dan side elektroda atau ground elektroda terbuat dari nickel steel dan dipatrikann di sisi meral case.
(sumber otoplus)
semoga bermanfaat  
TERIMA KASIH

KURSUS MEKANIK (HMMC)

 HMCC
HENDRIANSYAH-MARGO MOTOR CENTER
 
Menerima siswa baru dengan paket kursus:
A. PAKET KURSUS MEKANIK 10 JENIS MOTOR STANDART
Rp: 4.000.000
Program belajar:
1. Bongkar pasang mesin
2. Pengenalan komponen mesin
3. Analisa kerusakan mesin
4. Praktek service motor
5. Manajemen bengkel
6. Teori dasar mesin

Fasilitas:
1. 1 siswa 1 instruktur
2. Ruang kursus full AC
3. Waktu kursus bebas
4. Bengkel praktek
5. Mess gratis
6. Jaminan pekerjaan bagi siswa berprestasi

B. PAKET KURSUS MODIFIKASI BALAP
Rp: 6.000.000
Program belajar:
1. Teori dasar mesin balap
2. Pengenalan & penggunaan alat-alat modifikasi balap
3. Praktik membuat mesin balap

Fasilitas:
1. Disediakan kepala&blok silinder beserta komponen yang ada didalamnya
2. Diberikan spesifikasi motor balap
3. Dibimbing langsung sama tentor mekanik yang berpengalaman
4. Ruang kursus full AC
5. Mess gratis


Waktu kursus&pendaftaran:
Senin-jumat pk. 08.00-17.00 & 19.00-21.00

YOGYAKARTA
Ruko permai parangtritis 3-5 Jl.parangtritis km 3,3
Info:HANSAH 081.335.527.004/085.730.344.080/pin BB 20001563

Kamis, 17 Mei 2012

Ukuran-Ukuran panjang Rantai keteng / Kamrat



Lagi-lagi untuk mempermudah teman-teman IBLJ agar dengan mudah melakukan modifikasi pada mesin terutama  pada saat melakukan Struk Up yang tentunya membutuhkan ukuran rantai keteng yang lebih panjang dari standarnya atau alternatif pilihan pilihan yang lebih murah ...dengan kita mengtahui ukuran-ukuran panjang rantai keteng/kamrat motor lainya tentunya akan lebih mempermudah kita, untuk melakukan pilihan alternatif ....

 HONDA 

  • Supra x125 = 92
  • Supra          = 84
  • Blade          = 90
  • C 90           = 88
  • Kharisma     = 94
  • Legenda      = 88
  •  C50/C70   = 84
  • Grand         = 84
  • Prima         = 86
  • Win            = 86
  • C 800        = 86
  • CB 100      = 98
  • CB 100 k2 = 100
  • GL 100       = 100
  • GL neo tech= 100
  • GL max      = 100
  • GL 125      = 100
  • GL pro       = 102
  • Mega pro   = 102
  • Tiger          = 102

YAMAHA

  • Vega                  = 86
  • MX                   = 108
  • Crypton             = 84
  • Jupiter Z            = 86
  • Vega Lama         = 84
  • Jupiter lama       = 84
  • Scorpio             = 104

KAWASAKI

  • Kaze                 =  98
  • Blitz 110            = 110

SUZUKI

  • Thunder                       = 102
  • Smash                          = 88
  • Shogun 110                   = 88
  • shogun 125 FD/FL/FI    = 92
  • Spin                             = 92
  • Skywave                      = 92
  • Skydrive                       = 92
  • Hayate                          = 92
 NOTE : Mohon maaf bila ada data yang salah atau kurang lengkap....


Semoga bermanfaat

Terima kasih 


Berita Terkait :

Gabung Juga Di Grup IBLJ Komunitas Drag Indonesia

Selasa, 15 Mei 2012

PERATURAN UMUM DRAG BIKE INDONESIA




Konsekuensi Motor Drag/Motor dengan perubahan maksimal

- Bahan bakar lebih Boros

- Suara mesin lebih kasar

- Mesin cenderung berumur Pendek daripada mesin standar

STEP-STEP PERUBAHAN

MENGUBAH INTAKE SISTEM

- Pake Filter Tipis/Dilepas

- Pake Leher Angsa (intake manifold) Yang Lebih Pendek

- Pake Karburator dengan lubang venturi yang lebih besar

- Jika perlu penambahan, Maen Forced Induction (Turbocharger, Supercharger, Nos)

- Memperbaiki Efisiensi Folumetrik (Panjangin Batang Klep,Memperbesar Diameter Klep)

MENGUBAH PEMPROSESAN

- Ganti Noken As Yang Berdurasi Tinggi

- Ganti/Modifikasi Head Untuk Meningkatkan Efisiensi Dan Kompresi

- Ganti Piston Yang Lebih Lebar Diameternya Dan Lebih Panjang Diukur Dari Lobang Pin Pistonnya (Awas antara Head dengan Klep)

- Ganti Busi Kompresi Tinggi

- Ganti Koil (Koil Mobil Kalo Sanggup)

- Mengubah Exaust Sistem

- Meperlancar Lubang Pembuangan(Mesin)

- Memperbesar Lubang Pembuangan(Knalpot)

- Mengganti Knalpot Dengan Yang Lebih Lancar

Knalpot DragBike

Knalpot untuk motor Drag harus memperhatikan perbandingan kompresi, campuran bahan bakar dan udara atau setingan main jet dan pilot jetnya. Karena banyak terjadi pada putaran rendah akselerasi pas, tapi pada RPM tinggi kurang maksimal.

PERATURAN DRAG BIKE

A. LINTASAN UNTUK DRAG BIKE



    Lintasan terdiri dari dua buah jalur dengan lintasan pacu dari Garis Start sampai dengan Garis Finish sepanjang 201 meter dan panjang lintasan pengereman sepanjang 201 meter.
    Lebar lintasan pacu minimal 4 meter tiap jalur.
    Lintasan harus bebas dari halangan/hambatan, dengan kondisi jalur aspal yang datar dan rata.
    Lintasan pacu dan pengereman harus diberi pemisah jalur yang tidak menghalangi pandangan dengan ban atau karung dengan tinggi minimal 60 cm.
    Lintasan pacu dan pengereman yang berbatasan dengan penonton wajib dipisahkan dengan pagar pembatas yang tertutup rapat, Minimal 1,5 meter dari tepi jalur lintasan.
    Dibelakang garis start harus disediakan daerah untuk persiapan, line up dan start dengan minimal panjang 10 meter.

B. PESERTA

    Peserta wajib memiliki Kartu Izin Start untuk Kategori Balap Motor.
    Setiap peserta hanya diijinkan untuk mengikuti maksimal 3 kelas Utama.
    Setiap peserta diwajibkan memakai satu nomor start di setiap kelas yang diikuti.
    Setiap peserta hanya boleh mendaftar satu kali di kelas yang sama.
    Setiap peserta wajib mendaftar minimal satu kelas di Kelas Utama.
    Penggantian peserta sesudah scruttinering dilarang keras.

C. KELAS-KELAS UTAMA

Kelas-kelas Utama yang dilombakan untuk Kejuaraan Nasional Drag Bike adalah :

    Kelas Campuran 250 cc 2 Langkah Tune Up
    Kelas Bebek 125 cc 4 Langkah Tune Up
    Kelas Sport 150 cc 2 Langkah Tune Up
    Kelas Bebek 125 cc 2 Langkah Tune Up.

Adapun kelas-kelas lainnya merupakan Kelas Pendukung

D. BATAS KAPASITAS SILINDER

Kelas Campuran 250 cc 2 Langkah Tune Up : 80 cc s/d 250 cc Kelas Bebek 125 cc 4 Langkah Tune Up : 80 cc s/d 130 cc Kelas Sport 150 cc 2 Langkah Tune Up : 135 cc s/d 155 cc Kelas Bebek 125 cc 2 Langkah Tune Up : 80 cc s/d 125 cc

E. TATA CARA LOMBA

    Lomba dilaksanakan dalam 2 heat.
    Urutan start Heat kedua berdasarkan hasil dari Heat Pertama. Waktu terkecil pertama start dahulu, dilanjutkan urutan waktu terkecil kedua danseterusnya.
    Pada saat peserta masuk ke area starting, peserta akan ditentukan panitia jalur mana yang akan dipergunakan peserta tersebut (jalur A atau B),dengan jalur yang berbeda setiap heat.
    Peserta wajib membawa kendaraannya dan hadir ditempat start sesuai dengan jadwal start untuk kelas tersebut.
    Peserta yang terlambat hadir 5 menit setelah peserta terakhir didalam kelas tersebut dianggap mengundurkan diri.
    Tidak diperbolehkan memperbaiki kendaraan di area starting.
    Tidak diperbolehkan memindahkan gigi dengan tangan.
    Kedua tangan harus memegang stang kendaraan dan tidak diperbolehkan mengangkat kaki, baik sebelah maupun kedua-duanya keatas jok.
    Peserta yang mencuri start langsung dikenakan sanksi Diskualifikasi.
    Start dilakukan dalam keadaan mesin hidup/menyala.
    Perlombaan ini terdiri dari dua heat yang mengambil waktu tempuh tercepat dalam detik dan pecahannya (Best time).
    Pencatatan waktu dilakukan digaris Finish yang dilakukan dengan alat cetak dan didukung pencatatan biasa (alat cetak waktu bukan suatu keharusan).
    Hasil waktu tempuh peserta yang dikeluarkan oleh kamar hitung adalah mutlak dan tidak dapat diprotes/diganggu gugat.
    Jika terjadi nilai waktu yang sama, pemenang ditentukan dari catatan waktu yang terbaik di heat kedua.
    Bila masih sama, untuk menentukan pemenang dilihat dari kapasitas cc yang lebih kecil.
    Ada atau tidaknya suatu protes panitia berhak memerintahkan pembongkaran mesin kendaraan peserta. Sanksi : Diskualifikasi.

F. PENGHENTIAN LOMBA DAN RESTART.

Jika lomba harus dihentikan, baik karena ada kecelakaan, cuaca yang tidak mengijinkan atau munculnya situasi yang membahayakan apabila lomba diteruskan, maka Pimpinan Perlombaan akan mengumumkannya di garis start. Batas waktu 30 menit setelah lomba dihentikan, diadakan pemantauan situasi bersama Dewan Juri.

Keputusan untuk menghentikan lomba (dengan alasan apapun), merupakan wewenang Pimpinan Perlombaan atau Dewan Juri. Apabila Pimpinan Perlombaan tidak di tempat, dapat dilakukan oleh Wakil Pimpinan Perlombaan.

Apabila lomba dihentikan ketika start baru diselesaikan 3 pembalap atau kurang maka :

    Lomba sebelum dihentikan dinyatakan batal.
    Semua Pembalap yang mengikuti lomba dapat melakukan restart.
    Jika lomba tidak mungkin dimulai kembali, maka lomba tersebut dianggap tidak dilaksanakan dan para Pembalap tidak mendapat point kejuaraan.
    Restart harus sudah dilakukan selambat-lambatnya 30 menit setelah penghentian lomba.

Apabila lomba dihentikan setelah start diselesaikan 3 pembalap atau lebih, tetapi di bawah 2/3 dari jumlah peserta yang terdaftar di kelas tersebut, maka :

    Bagian dari lomba sebelum dihentikan dinyatakan sah dan merupakan bagian dari lomba secara keseluruhan.
    Hasil bagian sebelum lomba dihentikan diambil /dihitung saat para pembalap menyelesaikan start secara penuh tanpa ada tanda Bendera Merah.Dengan demikian maka :
        Pembalap yang diperbolehkan melakukan restart, adalah mereka yang belum melakukan start di bagian lomba sebelum dihentikan.
        Pembalap diperbolehkan melakukan perbaikan pada motornya.
        Restart harus dilakukan selambat-lambatnya 30 menit setelah lomba dihentikan.
        Apabila restart tidak mungkin dilaksanakan dan lomba dinyatakan selesai sampai saat dihentikan, maka point/nilai kejuaraan yang diberikan kepada para pemenang adalah setengah dari point kejuaraan yang tercantum dalam Peraturan Pelengkap. Apabila 2/3 dari jumah lap yang tercantum dalam Peraturan Pelengkap telah diselesaikan, maka :
            Lomba dinyatakan selesai.
            Posisi/Peringkat Pembalap ditentukan oleh hasil masing-masing Pembalap s/d saat dihentikan.
            Point/nilai kejuaraan diberikan secara penuh.

G. POINT DAN HADIAH UNTUK SETIAP KELAS UTAMA :

POINT/ANGKA/NILAI KEJUARAAN.

    Point/angka diberikan kepada pemenang :
        Tiap Heat : pada lomba yang terdiri dari beberapa Heat.
        Peserta akan kehilangan seluruh point yang diraihnya apabila memanipulasi data nama asli sesuai kartu pengenal sah, umur, domisili, kategori maupun data lainnya. Dilarang keras memakai nama panggilan, alias maupun julukan.
        Tiap Putaran perlombaan dari suatu rangkaian seri kejuaraan.
    Point/angka yang diberikan kepada pemenang adalah :

Pemenang ke 1 – 25 Pemenang ke 8 – 8 Pemenang ke 2 – 20 Pemenang ke 9 – 7 Pemenang ke 3 – 16 Pemenang ke 10 – 6 Pemenang ke 4 – 13 Pemenang ke 11 – 5 Pemenang ke 5 – 11 Pemenang ke 12 – 4 Pemenang ke 6 – 10 Pemenang ke 13 – 3 Pemenang ke 7 – 9 Pemenang ke 14 – 2

Pemenang ke 15 – 1

    Hadiah :

    Juara I : Tergantung panitia dan jumlah peserta
    Juara II :Tergantung panitia dan jumlah peserta
    Juara III :Tergantung panitia dan jumlah peserta
    Juara IV :Tergantung panitia dan jumlah peserta
    Juara V :Tergantung panitia dan jumlah peserta

Hadiah uang tersebut dibagikan dengan ketentuan :

    Keseluruhan hadiah uang tersebut diatas dibagikan apabila jumlah pembalap yang mengikuti kelas tersebut sekurang-kurangnya 15 peserta.
    Apabila jumlah pembalap yang mengikuti kelas tersebut 12 peserta atau lebih tetapi kurang dari 15 peserta, hadiah uang hanya diberikan kepadaJuara I, II, III. Sedangkan Juara IV dan V hanya menerima Piala saja.
    Apabila jumlah pembalap yang mengikuti kelas tersebut hanya 8 peserta atau lebih tetapi kurang dari 12 peserta, maka hadiah uangnya hanya diberikan kepada juara I, sedangkan Juara II – IV hanya menerima Piala saja.

H. BIAYA PENDAFTARAN

Biaya pendaftaran :Tergantung panitia dan jumlah peserta

I. SPESIKASI GERBANG START DAN LAMPU START

    Lampu berada ditengah lintasan berjarak 3-4 meter dari garis/gerbang start dengan ketinggian 2–2,5 meter dari permukaan lintasan.
    Garis start berupa 2 garis lurus sejajar melintang dilintasan dengan jarak 50 cm pada saat peserta melakukan start roda depan berada diantara 2 garis tersebut dalam keadaan diam/statis.
    Sensor jump start sejajar dengan garis luar (pasal 8.2)
    Start dilakukan pada saat lampu merah padam (apabila mengunakan lampu merah) atau pada saat lampu hijau menyala (apabila mengunakansystem Chrismas Tree).

J. PERATURAN TENTANG TEKNIK MOTOR DRAG BIKE

Kendaraan yang diperbolehkan turut serta adalah semua sepeda motor yang diproduksi negara Asia, kecuali pada kelas Campuran.

Untuk semua kelas, ketentuan masalah teknik kendaraan yang boleh dirubah atau diganti adalah :

    Kapasitas mesin sesuai dengan kelasnya masing-masing.
    Pelek depan dan belakang diperbolehkan diganti dengan minimum 16 inci dan maksimum 19 inci dan merupakan pelek untuk sepeda motor.
    Ban bebas, baik slick maupun non slick. Akan tetapi harus mempunyai kedalaman minimal 2 mm dan merupakan ban untuk sepeda motor, dengan ukuran minimal 2.00.
    Ukuran-ukuran ban minimal 50/90 – 17 depan
    Ukuran-ukuran ban minimal 60/90 – 17 belakang
    Spatbord depan harus terpasang boleh dirubah/diganti.
    Rem depan dan belakang harus terpasang dan berfungsi sempurna.
    Rangka diperbolehkan dibor, dengan batasan minimal 10 cm dari sambungan rangka.
    Suspensi depan dan belakang boleh dirubah atau diganti, akan tetapi sistem suspensi depan harus merupakan jenis telescopic dengan hydroulic atau friction dumping dan tidak membahayakan peserta. Diperbolehkan memasang stabilisator.
    Suspensi depan mempunyai spasi gerak peredaman minimal 5 cm.
    Panjang atas sisa as suspensi depan tidak boleh menonjol lebih dari 5 cm di atas stang dan diberi tutup pengaman.
    Suspensi belakang boleh dirubah atau diganti dari suspensi ganda menjadi monoshock atau sebaliknya dari monoshock menjadi ganda.
    Tangki bahan bakar boleh dirubah atau diganti tetapi harus terpasang dengan kuat pada rangka dan bahan bakar tidak mudah tumpah, di mana pengganti tangki tidak boleh terbuat dari bahan plastik (tabung oli, jerigen dan lain-lain dilarang, kecuali bawaan dari pabrik) dan harus mempunyai katup/ kran pembuka dan penutup.
    Tangki bahan bakar tidak boleh merupakan bagian dari kerangka/frame kendaraan.
    Wajib memasang tombol cut off (pemutus arus) untuk mematikan mesin.
    Jok boleh dirubah atau diganti dan dirancang supaya pengendara aman dan nyaman duduk pada posisinya, harus terpasang kuat dengan ketebalan minimum 3 cm, serta harus mempunyai rangka tersendiri.
    Posisi pijakan kaki/footstep boleh dirubah atau diganti.
    Pipa knalpot boleh diganti, tetapi panjangnya ke belakang tidak melebihi ban belakang dan tidak mengenai pengendara, tangki bahan bakar atau ban.
    Ujung stang/handlebar harus tertutup karet, sedangkan ujung batang handle rem dan kopling harus bundar, tidak boleh lancip dan runcing.
    Diperbolehkan untuk melakukan modifikasi/perubahan untuk seluruh bagian dalam mesin dan perseneling (gear box).
    Stang stir (pengemudi )boleh dirubah pakai system stang jepit.
    Kedudukan tempat pijak (footstep) boleh dirubah/dipindahkan kedudukannya .
    Wajib membuat papan nomor untuk didepan motor boleh rata atau melengkung.
    Berat kendaraan + pembalap sesuai dengan kelas-nya:Berat Kering (Tanpa bahan bakar)
        Kelas Campuran 250 cc 2 Langkah Tune Up : 125 kg.
        Kelas Bebek 125 cc 4 Langkah Tune Up : 115 Kg.
        Kelas Sport 150 cc 2 Langkah Tune Up : 125 Kg.
        Kelas Bebek 125 cc 2 Langkah Tune Up : 115 Kg.

Balast atau pemberat harus berupa lempengan timah yang terikat dengan sempurna pada rangka tengah motor

    Karburator bebas.
    System pengapian bebas

K. LAIN-LAIN

    Apabila ada pasal yang membahas hal yang sama antara Peraturan Balap Motor dengan Peraturan Drag Bike maka yang digunakan adalah PeraturanDrag Bike.
    Apabila ada Peraturan yang belum tercakup di dalam Peraturan ini, semuanya mengacu kepada Peraturan Balap Motor, yaitu : Peraturan Dasar Olahraga Sepeda Motor Nasional berikut Lampiran-lampirannya.


Berita terkait :

Gabung juga di Grup Facebook I B L J Forum komunitas drag bike Indonesia

Minggu, 13 Mei 2012

MEKANIK-MEKANIK BALAP TERSOHOR DI JAKARTA

Banyak dari temn-teman IBLJ yang mengidolakan mekanik-mekanik hebat di jakarta....namun banyak juga yang bingung bagaimana untuk bisa tau dan mengenalnya......karna keterbatasan akses informasi ,jarak dan juga keterbatasan secara hubungan komunitas....memang tidak mudah untuk tau,mengenal ataupun bergabung kepada suatu bengkel tersohor di jakarta....mungkin banyak faktor...salah satunya adalah rasa sungkan mungkin karna  namanya terlanjur besar , jarak yang jauh atau lainya.... untuk itu IBLJ berniat untuk Mendata Dan Mendokumentasikan Mekanik-Mekanik tersebut Namun bukan berarti Yang IBLJ tidak sebutkan disini tidak hebat lo ....ada pun tujuannya untuk menjembatani keterbatasan akses dari teman-teman IBLJ semua kepada sang Idola...

1.Nama          :   Untung Pangestu
   Bengkel       :  Vocus Maju Motor
   Alamat         :  JL.Layur Rawamangun Jakarta Timur


2. Nama          : Roby Bontot
    Bengkel       : Bontot Jaya Motor
    Alamat         : Jl. cipinang muara 2 blok ruko no 29 Jakarta Timur


3. Nama          : Didi
    Bengkel       : D2M  Duffy Duck Motor
    Alamat         : Jl. Kapin No.1 Kalimalang  Pondok Kelapa. Jakarta Timur. 13450. Phone: 08561093007


4. Nama          : Yana
    Bengkel       : Yan's Mocin
    Alamat         : Desa sukamanah,kec jambe Tangerang


5. Nama          : Ahon Herman Lo
    Bengkel       : SMS Surya Motor Sport
    Alamat         : Depok


 6. Nama          : Rohendy
     Bengkel       : CRM MOCT
     Alamat         : Komplek Benua Pasar baru Tangerang


 7. Nama          : Heru Mustofa
     Bengkel       : SCORPIO
     Alamat         : Jl. Meruya Selatan No. 35 (Depan Lapangan Kampus Mercu Buana), Jakarta Barat.  Telepon 0816-145-1946


8.  Nama           : Komeng
     Bengkel        : CLINIC MOTOR
     Alamat         : Jl.Squadron No,14 kelurahan Makasar halim jakarta timur


9. Nama           : Angga Kurniawan
     Bengkel       :  ANJANY RACING
     Alamat         : Jl. Arteri Kelapa Dua, Jakbar


10. Nama           : Tovi singgih
      Bengkel       :  BIKER ZONE
      Alamat         : Jl. Bekasi Timur No. 198  Cipinang Lontar. Jakarta Timur ( Depan Polsek Cipinang )



11. Nama           : Barutoyo Tri Hastono
      Bengkel        :  Pitstop TPZ
      Alamat          : Komplek Sandang, D10, Rt 001/011, Kemanggisan, Jakbar Telp: 021-9813337
 


12. Nama           : HAWADIS
      Bengkel        : Tunggal Jaya Motor
      Alamat          :Tanjung priuk Jakata Utara






Halaman ini masih dalam proses guna untuk melengkapi data di Di blog ini.....


Berita Terkait :
Semoga Terinspirasi


Gabung juga di grup facebook I B L J komunitas Drag Bike Indonesia

Mengenal lebih dekat Didi D2M




Ogah jadi pegawai. Hal itulah yang melatar belakangi berdirinya bengkel D2M Hasil Kebon alias Duffy Duck Motor di Jl. Kapin No.1A Kalimalang, Jakarta Timur. Setelah sempat mengenyam betapa menyebalkannya menjadi buruh pabrik dengan ikatan kontrak 1 tahun lamanya, membuat nurani sang juragan bengkel D2M Hasil Kebon ini berontak untuk mencari jalan yang sesuai dengan nuraninya.
“Capek, gak kenal waktu dan gw gak mau kayak gini terus. Setiap hari kerjaanya disuruh-suruh orang, diomelin, waktunya libur disuruh lembur pokoknya gw gak mau jadi karyawan terus. Gw harus berubah. Tapi gimana caranya? Gw bilang dalam hati, gw harus kuliah biar bisa jadi atasan,” papar Didi Nurhadi saat menceritakan pengalamannya menjadi buruh pabrik.
Beruntung, krisis ekonomi dan kerusuhan pada tahun 1998 membawa namanya dalam daftar pengurangan karyawan. Tak pelak, saat itu dirinya menjadi salah satu dari sekian banyak buruh pabrik yang harus menerima pesangon dari perusahaan. Dari uang pesangon yang diterimanya dimanfaatkan untuk melanjutkan pendidikan ketingkat yang lebih tinggi.
“Tahun 98 gw kena PHK dan dapet pesangon yang akhirnya gw gunain buat biaya kuliah gw,” jelas lelaki yang gak pernah lepas topi ini.
Berjalan 3 smester kuliah di Fakultas Teknik Universitas Krisna Dwipayana, Jakarta Timur, perusahaan yang mem-PHK-kan nya kembali memanggil dirinya untuk bekerja. Karena pengalaman yang membuat dirinya enggan jadi karyawan, akhirnya tawaran tersebut ditolaknya.
Pengalaman menjadi karyawan membuat lelaki ini harus terus berjuang mewujudkan impiannya menjadi orang yang bebas tapi tetep banyak duit.




Langkah yang ditempuh putra Betawi ini rasanya patut ditiru. Prinsip bebas tapi banyak duit tak berarti dirinya leha-leha dan menadahkan tangan sama orang tua buat jajan. Atau mau beli barang kudu jual tanah seperti kebanyak cerita yang beredar tentang orang Betawi kebanyakan.
Berbekal ilmu mesin motor yang didapat secara otodidak dari bengkel tempat dirinya nongkrong sepulang sekolah, membuat dirinya mulai berani membuka usaha bengkel motor sendiri.
“Gw ngejalanin usaha bengkel sambil kuliah. Kadang bengkel gak kepegang dan kadang kala kuliah gw jadi gak keurus dan lulusnya pun molor jauh. Karena gw juga hobi sama motor, jadi gw harus, kudu dan mesti jalanin apa yang udah gw mulai. Gw gak mau jadi karyawan lagi, gw mau jadi boss,” jelasnya sambil tertawa.




Lulus kuliah sempet terbesit untuk kembali bekerja di perusahaan. Bebekal gelar sarjana yang telah disandangnya membuat hati Didi Nurhadi ini ingin mencoba bekerja dengan harapan jabatan yang lebih baik dari jabatan sebelumnya saat masih menggunakan ijazah STM. Tapi niat itu diurungkannya karena hasutan teman.
“Temen gw bilang ke gw, mau S1, S2 atau S3 tapi kalau masih kerja sama orang tetep aja lo disuruh-suruh dan status lo karyawan. Mending lo buka usaha sendiri. biar lo Cuma lulusan STM tapi kalo lu usaha sendiri, gak ada yang nyuruh-nyuh lo yang ada malah elo yang nyuruh orang,” terang Betawi tulen Kalimalang ini.
Seperti orang muda kebanyakan, uang hasil dari usahanya membuka bengkel lebih banyak habis untuk urusan motor. “Awal-awal buka bengkel sekitar tahun 1999, gak ada kepikiran nyari duit. Yang penting gw punya bengkel sebagai penyalur hobi gw. Kebetulan bengkel gw lebih kearah service dan modifikasi mesin untuk balap liar. Mau untung atau enggak yang penting gw seneng.”
Berjalan beberapa tahun, fokus sang juragan menjalani begkel D2M Hasil Kebon mulai lebih terarah untuk dijadikan mata pencaharian. Sebagai anak muda, dirinya mulai merasa perlu untuk nabung demi masa depan dirinya kelak.



“Jalan lima tahun lah gw baru mulai fokus nyari duit dari bengkel. Dulunya sih buat seneng-seneng aja karena hobi. Dan alhamdulliah fokus gw nyari duit dari 2005 sampe sekarang ada hasilnya. Gw udah punya rumah sendiri dari hasil jerih payah gw dan bisa ngebantu orang tua serta warga sekitar,” papar lelaki kelahiran Jakarta 1979.
Bicara masalah nama D2M Hasil Kebon, ternyata tak hanya sekedar tempel. Banyak juga cerita dalam nama tersebut yang juga menjelaskan bahwa mereka adalah orang-orang kreatif dari Betawi
“Waktu balapan di Senayan ada bengkel namanya D2M juga. Saat itu gw berpikir kudu kasih nama buntut buat bengkel gw. Nah kebetulan pasien pertamah gw saat tiu orang Betawi yang tanahnya lebar dan die juga hobi balap. Dia bilang orang Betawi kalo mau beli motor kan kudu jual tanah atau hasil kebonnya, akhirnya dari perundingan gw sama dia sepakat pake nama belakang Hasil Kebon sebagai cirri kalau bengkel D2M ini asli Jakarta, Betawi Asli.”
“Nama Duffy Duck sendiri merupakan rasa terima kasih gw pada bengkel yang udah ngajarin gw dari gw gak tau apa-apa sampai gw bisa, yaitu Duck Motor. Makanya gw cantumin nama Duck Motor sebagai bengkel tempat gw belajar dulu, Berikut ini adalah salah satu karyanya Yang Fenomenal Di Jakarta Ninja Spongsbob.....

 

 (sunber Gila Motor)

Sabtu, 12 Mei 2012

Motor Drag yang akan turun di drag bike Tangerang 26-27 mai 2012

Tidak lama lagi acara Drag bike BSD Green cove Tangerang akan di adakan pada tgl 26-27 mai 2012 ada baiknya kita mengenali lebih awal motor-motor yang akan turun di acara yang di selenggarakan yang akan datang ..agar pertandingan tersebut terlihat memiliki sebuah arti cerita yang bisa kita rasakan bersama-sama dengan pemiliknya....berikut adalah beberapa peserta yang belum ter up date secaea lengkap semua namun sekiranya dapat mewakili peserta lainya....

1.Pengirim           :Frances Bean (anggota Grup fb IBLJ)
  •    Motor                : Mocin
  •    Turun di kelas    : -----
  •     From                : Bekasi

(

2.pengirim         : Gizto Kurniawan (anggota grup fb IBLJ)
  •    Motor              : MIO
  •    Turun di kelas   : -----
  •    From                :

 

 

 3. pengirim        : Djamint Tobat Joki Maghrum  (anggota grup fb IBLJ)

  •     Motor               : VEGA
  •    Turun di kelas    : -----
  •     From                : Bekasi


  4. pengirim        :Rico Bom's Racink Speed (anggota grup fb IBLJ)

  •     Motor               :RX KING
  •    Turun di kelas    : 140 cc
  •     From                :Sukabumi


  5. pengirim        : Yadi Haryadi (anggota grup fb IBLJ)

  •     Motor               : Mio
  •    Turun di kelas    : 200 cc
  •     From                : Jakarta

  5. pengirim        : Tonie Ardie (anggota grup fb IBLJ)

  •     Motor               : Jupiter
  •    Turun di kelas    : --------
  •     From                :Tangrang


6. pengirim        : Richal Jamsstart (anggota grup fb IBLJ)

  •     Motor               : RX KING
  •    Turun di kelas    : 140 & 155 cc
  •     From                : Depok

Untuk taman2 lainya yang mau ikutan...di tunggu ya...


Gabung juga disini Grup I B L J   http://www.facebook.com/groups/325424470851397/

Video Cara bikin kenalpot



Sebelum membahas lebih jauh sebaiknya kita mengetahui asal-usul dan kegunaan kenalpot 






Fungsi Awal Knalpot
Sejarahnya Fungsi knalpot adalah untuk meredam Hasil ledakan di ruang bakar
Ledakan pembakaran campuran bahan bakar dan udara berlangsung begitu cepat diruang bakar. Ledakan ini menimbulkan suara yang sangat bising. Untuk meredam suara tersebut /gas sisa hasil pembakaran yang keluar dari klep buang tidak langsung dilepas ke udara terbuka. Gas buang disalurkan terlebih dahulu ke dalam peredam suara atau muffler di dalam knalpot.
Inilah fungsi utama dari knalpot pada awalnya.
 


Perkembangan Teknologi terhadap Knalpot
Berdasarkan riset2 dan temuan (di serkitar tahun 1950 an ) ternyata knalpot dapat difungsikan sebagai penambah tenaga pada Engine (tapi saat itu masih Engine 2 Tak)
Pada saat itu tepatnya di Jerman ditemukan sistim Chamber (knalpot yg tengahnya gendut) mungkin kita sering lihat pada motor 2 tak (dan orang menyebutnya knalpot racing)
Sebenarnya ini adalah efek turbulensi yang dibuat optimal 


Cara kerja nya
Gas buang sisa pembakaran yang berkecepatan dan bertekanan sangat tinggi pada header pipe nya (leher Knalpot) dibuang dan berkumpul di perut knalpot, akibatnya lebih dari sebagian akan balik (efek turbulensi) ke header, membuat tekanan lebih tinggi lagi , menciptakan kompresi baru (yg lebih tinggi) sehingga power up hingga 30% ~ 35 %(untuk 2 tak) dengan hitungan yang tepat.

Hitungan gas buang ditentukan dengan satuan RE (Renold)
Pokok nya satuan ini menentukan bentuk aliran Fluida terhadap gas buang …jadi pendeknya ada Turbulen dan Laminer. Kalo hasil hitunganya > dari 2300 RE disebut Turbulen, tapi kalo < 2300 RE jadi laminer.
Turbulen berbentuk gelombang sedang laminer berbentuk garis lurus , pada gas buang sebenarnya masih terdapat sisa BBM yg belum terbakar jadi kalau turbulen (gelombang) akan membalikan sisa tersebut ke ruang bakar sehingga pembakaran akan bertambah sekaligus menciptakan tenaga daya dorong yang tinggi jadi kecepatan motor pun bertambah.

Pada Engine 4tak juga sama ,hanya saja pada Engine 2tak pembakaranya tidak lebih bersih sehingga kalau di turbulens (kembalikan dibakar) materialnya lebih banyak dari 4tak.
Tenaga mesin bisa naik antara 10 hingga 20% bahkan 30% hanya dengan memakai knalpot high performance yang dirancang khusus dengan tujuan meningkatkan performa secara optimal.

BERAPA DESIBEL KETENTUAN
UNTUK KNALPOT RACING ??
 
Tidak ada standard untuk itu (apa lagi di Indonesia).
Sebenarnya harus riset dulu baru di sepakati. Standard 80 Desibel ~ 90 Desibel itu kan sebenarnya ambang batas polusi suara di Pabrik berdasarkan ISO 14001 atau ambang batas yg di ijinkan (walaupun belum jelas). Pada stationer dan RPM tinggi akan beda suaranya, yang pasti untuk mesin yang di gas (RPM tinggi) tdk mungkin dibawah 95db sedangkan suara gesekan ban pada jalan tol aja sudah 95 desibel…..ya kan? 


Nah lagi-lagi nonton video jangan bosen-bosen ya.....di mana sebelumnya kita telah melihat video cara pembuatan piston dan cam....nah sekarang giliran kenalpot....memang ketiga bneda ini adalah benda yang paling umum di bicarakan di dunia motor khususnya balap...tentunya teman-teman ingin tau juga dong bagaimana proses pembuatannya...yu langsung aja kita saksikan






Berita terkait : 

VIDEO PROSES PEMBUATAN PISTON RACING 


Video cara pembuatan Ban  

 Video Cara pembuatan CAM / Noken As 

Cara membuat klep mesin 4 tak  

Modifikasi klep BACK CUT VALVE  

Video Cara bikin kenalpot  

semoga bermanfaat

TERIMA KASIH

Gabung juga di Grup Facebook I B L J Forum komunitas drag bike Indonesia

Jumat, 11 Mei 2012

Honda Grand DOHC Hyper bore 350 cc




Satu lagi yang gila dari anak negri..............Honda Grand C100 DOHC Hyper bore 350 cc buatan Arek-arek  Gersik....tepatnya adalah bengkel AE SPORT.....Memang motor ini telah lama beredar baik di media cetak mau pun On line tentunya karna kegilaanya dalam bereksperimen......semua tidak ada yg serba tanggung...bisa di katakan semua hampir full-fullan....dari mulai speck , sparepart...sampai CC nya.....IBLJ yang temui Melalui Obrolan On line dari salah satu teman kita yang menjadi bagian dari Bengkel AE SPORT yaitu saudara AlendyFit Kitaco Nama di FB....mungkin sebagian teman-teman Grup PANJAHAT BORE UP  salah satu komunitas balap indonesia pun sudah mengenalnya......namun soal spek motor ini mungkin masih sedikit yang tau...termaksud admin....hehehe...so kasat mata tidak ada yang tau kalo dalemnya pun sudah ekstrem seperti ubahan luarnya.......
coba kita tebak hal yang paling umum.....kira-kira pake piston apa ya ,.....ukurannya berapa.....?????

66,70,71,72,74........????

proses diawali dengan mmbuat dudukan blokdi crankcase grand sesuai dg bntuk paking blok FU.....waktu itu pembuatan ''daging'' baru di crankcase tebalnya di patok 4cm buat jaga'-jaga seberapa panjang nantinya stroke yg akan digunakan juga mengatur sudut derajat blok kop nantinya...... biar ga 2x kerja ....Jelas bro AlendyFit Kitaco...

Kembali ke piston....diameter yang di usung ga tanggung-tanggung sob.....yaitu berdiameter 78....piston ini menggunakan Honda CRF 250....diameter segini belum familyar untuk daerah jakarta....


proses pengelasan memakan waktu kurang lebih 4 bulan (maklum tukang lasnya jg bnyak kerjaan bukan ngegarap si Goldy (motor) aja.......mana tu proyek perdana tukang lasnya bikin grand head FU...,ucap bro alendy.....hehehe).....
Setelah  semuanya selesai ,baru deh proses ''merusak''.





Tung itang itung........ dengan rumus ketemu 350cc stroke wajib 72mm dan dengan bantuan stang seher RXZ diputar as kruk ymaha MX yg dimodif ulang dan sudut blok digeser +/- 7 drajat dari asli grand...........karna seher yg dipake kelewat gajah........klep aseli FU pun di ganti dengan klep Yamaha YZ250F berbahan titanium ......penggantian klep ini pun bukan tanpa alasan ......karna si Goldy(motor) sudah tidak menggunakan dinamo starter makanya pemakaian klep gambot pun sangat membantu buat stater kaki agar llebig enteng .bukan hanya di buat pusing oleh blok kopnya pengantian daleman alias rasio,perangkat kupling dll ikut kena imbas......sayang aja gitu depnnya serem rasionya memble hehehe.....dari pengalaman sebelumnya (masih kopling basah biasa) yg mengandalkan rumah kopling Honda XR400 dirasa kurang sesuatu gitu (Sahrirni banget bro....hehehe)........,maka seperangkat Kopling Kering made in Japan TAKEGAWA dipassangkan kebagian rongga perut si goldy....... 6 speed close ratio + hydrolic dry clutch (kopling kering hydrolic)......Beres menginstal semuanya giliran maen di pengapian. Magnet spul tiger revo dengan otak pengapian CDI Pro Drag RR menyalurkan api K koil YZ 125 dan diteruskan ke busi iridium yg bertugas membakar bensol blue diruang bakar yg sudah dikabutkan dengan karburator Keihin FCR41...... Bertugas memantau putaran mesin yang bekerja adalah takometer Koso RX1N setia menyajikannya......Nah benerkan dalemanya juga edan sama kaya tampilan luarnya....


Nah Biar lebih mantap untuk mengobati rasa penasaran......
Yu kita saksikan langsung Video dengan gemuruh suaranya.......BLLLLEEEGGGGGERRRRRRR....











Berikut spesifikasinya :
  • Piston CRF 250


  • Stang seher/piston RXZ

  •  Kruk As Jupiter MX

  •  Klep YZ 250

  •  kopling kering Takegawa

  •  CDI REXTOR  PRO DRAG

  •  Carburator FCR 41
  • Koil YZ 125



  • Takometer Koso RX1N





Berita Terkait :
  






Semoga terinspirasi

TERIMA KASIH

Gabung juga di Grup I B L J Komunitas Drag Bike Indonesia

FU TSR Vs MX TEKNO TUNER Sentul 31 maret 2014

Ninja TPZ VS Ninja D2M 7 Maret 2014 Win : TPZ

MX Hawadis VS Nija 250 WIn : Ninja 250 Sentul 12 Juni 2013

Pengikut

Popular Posts