vnd

WE ARE DRAGSTER NOT GANGSTER)......DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA YANG KE 69 ...MERDEKA.......Perkopling Racing JFK mencari distributor Luar daerah Hub:089670261768 pin : 24d2d8c7......Pemasangan Iklan Hub: Email infobalapliarjakarta@yahoo.com......WE ARE DRAGSTER NOT GANGSTER

FAITO RACING INDONESIA

Video Mekanisme mesin 4 tak Lengkap dengan Drajatnya

Wednesday, June 27, 2012

Lebih cepat mana bore up atau stroke up untuk menaikan CC ?



Membicarakan hal ini sih penting ga penting ya hehehe....tapi sekiranya bisa untuk mengobati rasa penasaran dan pengetahuan  kita bersama karna langkah Bore up atau Stroke up bukan lagi jadi bahasan yang spesial di kalangan komunitas balap....hal ini bisa di temukan di setiap tunggangan harian teman-teman...unutk itu IBLJ mencoba membahas sedikit masalah bore up dan stroke up....terutama maslah efesiensi kenaikan kapasitasnya bukan karakteristiknya...karna masalah karakteristiknya pernah di ulas di IBLJ sebelumnya...
namun maaf bahasan mungkin akan di buat sesederhana mungkin...maklum keterbatasan SDM...hehehe jadi di bahasnya ala jalanan aja deh....yang penting pointnya teman-teman dapet......yuk langsug aja kita buktikan...

CONTOH :
Ada 3 spek dasar mesin yang ingin kita coba 50mm ,60mm ,70mm, ke tiganya memiliki angka yg berbeda2 guna mengetahui selisih yang didapat secara keseluruhan dan membandingkan persentasi yang di dapat dari ke tiga spek mesin tsb

Rumus meng hitung CC /kapasitas silinder
(4/3,14 x  b x b x s) / bisa juga dengan cara yang lain
ket : 
b = bore
s = stroke

1. Jika spek standarnya adalah bore x stroke = 50mm x 50mm = 98 cc
    Mari kita hitung apabila setelah melakukan bore up dan stroke up sebesar 1mm
*  Jika di Stroke up
    Bore x stroke = 50mm x 51mm = 100 cc
    (di dapat dari 4/3,14 x 5,0 x 5,0 x 5,1 = 100  ket : ukuran mm pada bore dan stroke di jadikan cm)
*  jika di bore up
    Bore x stroke = 51mm x 50mm = 102 cc
    (di dapat dari 4/3,14 x 5,1 x 5,1 x 5,0 = 102   ket : ukuran mm pada bore dan stroke di jadikan cm )

Nah ketauan kan mana yang lebih besar kenaikannya dengan angka 1mm....mari kita jadikan % selisih dari kenaikan tersebut
  • Stroke up mengalami kenaikan dari 98cc menjadi 100cc atau naik 2% kapasitasnya
  • bore up mengalami kenaikan dari 98 cc menjadi 102cc atau naik 4% kapasitasnya

Kenaikan % ini harus kita uji lagi kebenaran apabila hal ini memang benar...dengan menggunakan angka dasar perhitungan spek yang berbeda....kalo tadi dari basik spek 50mm x 50mm coba sekarang dari 60 mm x 60mm.... apakah akan ada perbedaan angka % nya apabila angka basik speknya berbeda.....


2. Jika spek standarnya adalah bore x stroke = 60mm x 60mm = 169 cc
    Mari kita hitung apabila setelah melakukan bore up dan stroke up sebesar 1mm
*  Jika di Stroke up
    Bore x stroke = 60mm x 61mm = 172 cc
    (di dapat dari 4/3,14 x 6,0 x 6,0 x 6,1 = 172  ket : ukuran mm pada bore dan stroke di jadikan cm)

*  jika di bore up
    Bore x stroke = 61mm x 60mm = 175 cc
    (di dapat dari 4/3,14 x 6,1 x 6,1 x 6,0 = 175   ket : ukuran mm pada bore dan stroke di jadikan cm)
  • Stroke up mengalami kenaikan dari 169cc menjadi 172cc atau naik 2% kapasitasnya
  • bore up mengalami kenaikan dari 169 cc menjadi 175cc atau naik 3% kapasitasnya (pada bore up dengan basik sepk 61mm x 60mm mengalami penurunan 1 %) masi ragu kan...untuk itu lah IBLJ membandingkan denga 3 spek dasar sekali gus....NEXT


3. Jika spek standarnya adalah bore x stroke = 70mm x 70mm = 269 cc
    Mari kita hitung apabila setelah melakukan bore up dan stroke up sebesar 1mm

*  Jika di Stroke up
    Bore x stroke = 70mm x 71mm = 274 cc
    (di dapat dari 4/3,14 x 6,0 x 6,0 x 6,1 = 274  ket : ukuran mm pada bore dan stroke di jadikan cm)

*  jika di bore up
    Bore x stroke = 71mm x 70mm = 277 cc
    (di dapat dari 4/3,14 x 7,1 x 7,1 x 7,0 = 277  ket : ukuran mm pada bore dan stroke di jadikan cm
  • Stroke up mengalami kenaikan dari 269cc menjadi 274cc atau naik 2% kapasitasnya
  • bore up mengalami kenaikan dari 269 cc menjadi 277cc atau naik 3% kapasitasnya (pada bore up dengan basik sepk 71mm x 70mm mengalami penurunan 1 % di bandimh dengan spek dasar yang pertama)

mungkin dari sini kita bisa mengambil kesimpulan sementara bahwa kenaikan kapasitas tidak bisa di patok dengan angka mati..... namun bisa kita gunakan anggka rata-rata.....
jadi dengan perhitungan di atas langkah Bore up adalah langkah tercepat untuk menaikan kapasitas
dengan selisih %  per 1mm adalah :
  • Bore up dapat menaikan kapasitas sebanyak 3-4%  (Dengan 1mm)
  • sedangkan struk up rata-rata 1,5 -2% (Dengan 1mm)
 Mudah-mudahan dengan ulasan ini teman-teamn dapat memperhitungkan kembali mana yang lebih di perioritaskan bore up atau struk up ....dan mohon maaf bila ada kekeliruan dalam bahasan ini....

Ket : Untuk naik stroke 1mm yang di gunakan di sini adalah nilai totalnya yang di dapat dari 0,5x0,5=1mm

semog bermanfaat

TERIMA KASIH
Gabung Juga di grup IBLJ https://www.facebook.com/groups/325424470851397/

FU TSR Vs MX TEKNO TUNER Sentul 31 maret 2014

15-03-2014 . Satria Fu Jali Jali (ahon) Vs RX-King Bedus (royan) Win : Fu Jali Jali (ahon)

Ninja TPZ VS Ninja D2M 7 Maret 2014 Win : TPZ

Honda Sonic Thailand Tembus 6,5 Detik 201 M

Video amatir posisi Start FU G12 (Restu Bumi) VS FU AHON (Jali-Jali) Win : FU AHON (Jali-Jali)

MX Hawadis VS Nija 250 WIn : Ninja 250 Sentul 12 Juni 2013

Followers

Popular Posts

Blog Archive