Mencoba berbagi cara seting karbu on street. Kebiasan nongkrong di
bengkel CLM asuhan Koh An (Andi Mulki) mantan muridnya om Chia (alm)
serta mantan mekanik Tim Star Racing asuhan pak Beny Djatiutomo Bates
Kreo Ciledug, membuat saya lebih paham mengenai bagaimana cara seting
karbu yang baik dibawah bimbingan beliau langsung, terutama jika sedang
diminta untuk jadi joki tester untuk motor2 garapan beliau...
Sebelum
membahas tentang teknis nyeting karbu, saya jelaskan dlu beberapa hal
tentang permasalahn setingan, parameter serta solusinya biar lebih paham
menganalisa masalahnya
Pada garis besarnya, area seting karbu itu di bagi 3 yaitu
1. setingan bawah (dibawah 5rb rpm)
2. setingan tengah (antara 5-7rb rpm)
3. setingan atas (diatas 7rb rpm)
Mungkin
masing2 motor bisa sedikit berbeda tergantung dari konfigurasi stroke dan
bore nya, ada motor yg peak powernya di 7rb rpm, 8rb, 9rb bahkan di 12rb
rpm. Anggap saja patokan range rpm diatas sdh mendekati angka yang pas.
lanjuuut...
Gambar Karbu Pwk Sudco 34...bukan type Air Strike yah (barangkali ada yg nanyain hehehe...)
Nah, masing2 range rpm tsb merupakan area kerja dr beberapa part karburator.
Setingan bawah adalah area kerjanya PILOT JET
Setingan tengah adalah area kerjanya JARUM SKEP
Setingan atas adalah area kerja MAIN JET.
Masing2
area tersebut membutuhkan setingan berbeda2 untuk menghasilkan setingan
yang enak dan saling sambung menyambung antar bagian parts tersebut
mulai dari Pilot Jet, Jarum Skep hingga Main Jet...
Ini
baru penampakan karbu Pwk35 Sudco Air Strike. Ada sirip di moncong
karbu. Sama2 menganut Quad Vent dg 4 selang udara yg mampu menyuplai
udara ketika mlakukan akselerasi. This Carb is give you an acceleration
with out compromise...
Permasalahan seputar setingan karbu.
Sebelum
melangkah pada solusi, terlebih dahulu saya sampaikan beberapa
permasalahan yang terjadi pada masing2 tingkatan setingan karbu
tersebut.
1. Permasalahn setingan BAWAH
-brebet
-ngayun
(bedanya sdikit antara brebet dengan ngayun, btuh feeling yang tajam
untuk menganalisanya, karena
dari 2 permasalahan ini penyebab&
solusinya berbeda)
- mesin gak bisa langsam
- knalpot nembak
- ulir busi berwarna hitam/ pucat
-
di engkol susah hidup (alangkah nyamanya bs punya motor yang tokcer,
sekali engkol langsung hidup
kayak Den bagus, padahal spek tinggi
hehehe...)
- apalagi yah...? silahkan bagi rekan2 kalo pengin nambahin yah...
2. Permasalahan setingan TENGAH
Permasalahan
pada setingan menengah gejalanya hampir sama dg tarikan bawah. Di area
inilah terjadinya pergantian suply gas masuk dari Pilot Jet ke Main Jet,
alias area transisi. Setingan yg ideal adalah tarikan dr bawah akan
"NYAMBUNG" ke tarikan atas tanpa ada jeda... Jika kita bs memperbaiki
setingan tengah ini, maka kita laksana punya mesin motor serasa dg
pengabutan injeksi, akselerasi saling sambung menyambung dari bawah
hingga atas...3. Permasalahan setingan ATASSama dengan permasalahan
setingan tengah, permasalahan setingan atas gejalanya sama dengan
setingan bawah hanya saja ga berhubungan dg msalah langsam& knalpot
nembak2.., yaitu brebet& ngayun (stagnan)
Parameter setingan karbu yang Ideal
Saya
sering mendapat pertanyaan baik lewat inbox maupun lewat sms dari
temen2 tentang "Bagaimana cara nyeting karbu yang ideal...?"Sebelum saya
jawab, saya akan jelaskan dlu parameter ataupun tolok ukur setingan
karbu yang pas.Masalah pas atau gak nya setingan karbu, satu satunya
alat yg bisa mengukur hanyalah AFR Meter. Dimana alat ini berupa sensor
gas yg di tempatnya di moncong knalpot (hanya bs dilakukan dg knalpot
resing, krn ukuran sensornya yg lumayan besar dg terhubung kabel
sensor...)
Sensor alat AFR meter yg dimasukan ke moncong knalpot
Semoga bermanfaat